Bertambah Lagi Empat Profesor Riset di Kementan

By Redaksi 21 Des 2020, 14:41:04 WIB | dibaca: 172 Bogor

Bertambah Lagi Empat Profesor Riset di Kementan

Media Digital Bogor

BOGORNews.com:::Kementerian Pertanian kembali menambah jumlah Profesor Riset ke 147, 148, 149 dan 150. Pengukuhan ini dilaksanakan secara virtual di Auditorium Puslitbang Perkebunan, Bogor Senin (21/12) dan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan meskipun terkendala oleh Covid-19, sektor pertanian masih bisa tumbuh sebesar 2,15 % pada triwulan III tahun 2020, ditengah-tengah pertumbuhan ekonomi Nasional yang mengalami kontraksi sebesar -3,49% pada periode yang sama.

Hal itu dikatakan usai pengukuhan
yang dilakukan secara virtual di Auditorium Puslitbang Perkebunan, Bogor, Senin (21/12/2020)

'Akan tetapi sektor pertanian tetap dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya, terutama dalam menyediakan bahan pangan pokok.” ujarnya.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, lanjutnya, Pemerintah sedang bekerja keras untuk mengembangkan Food Estate di Kalimantan Tengah seluas 30 ribu hektar.  Dengan skala yang berbeda program ini dikembangkan pula di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. 

“Peneliti Badan Litbang Pertanian, termasuk Profesor Riset telah menunjukkan karya terbaiknya dalam mensukseskan program tersebut melalui dukungan inovasi teknologi, rancangan kelembagaan dan kebijakan yang tepat.” Lanjut Mentan.

Mentan SYL mengapresiasi gagasan keempat Profesor baru ini. Konsep pemikiran yang dirumuskan selaras dengan upaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. 

“Saya mengharapkan kepada keempat Profesor ini dan juga para peneliti lainnya untuk memberikan karya terbaiknya dan turut aktif berkontribusi pada perencanaan program dan kebijakan serta implementasi pembangunan pertanian di Indonesia. Semoga para peneliti ini bisa menjadi pembina sekaligus motivator kepada penelitian muda baik dari sisi kepakaran maupun keprofesionalannya,” Lanjut Mentan.

Ada pun keempat Profesor Riset yang dikukuhkannya adalah Prof. (Riset). Dr. Ir. Erwidodo, Prof. (Riset) Dr. Ir. Sabran, Prof. (Riset) Dr. Ir. Mukhlis dan Prof. (Riset).  Dr. Ir. Djayadi.

Salah satu Profesor Riset,
Prof. Erwidodo dalam orasinnya menyatakan, Indonesia kedepan akan menghadapi permintaan komoditas dan produk pangan berkualitas yang terus meningkat. 

Hal ini seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk, meningkatnya pendapatan masyarakat, tumbuhnya industri pengolahan, serta industri perhotelan dan restoran.

"Ketahanan pangan yang berkemandirian dan berdaya saing merupakan suatu keniscayaan bagi Indonesia. Agar tidak mengarah kepada kemandirian pangan ‘at all cost’, program peningkatan produksi pangan harus tetap mengacu kepada prinsip keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif serta efiensi alokasi sumberdaya."

“Artinya, Indonesia tidak perlu berkemandirian untuk semua komoditas pangan. Kemandirian menjadi keniscayaan untuk komoditas pangan pokok dan strategis yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif.” tambahnya. (Rls/DF).






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Video Terbaru

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Iklan Bogor News