Permintaannya Di Tolak, Pemuda Ini Bersama 7 Temannya Perkosa Pacar Hingga Tewas

By Redaksi 08 Jul 2018, 23:44:58 WIB | dibaca: 802

Permintaannya Di Tolak, Pemuda Ini Bersama 7 Temannya Perkosa Pacar Hingga Tewas

Pelaku Pemerkosa IB (kiri/16 tahun) dan teman Pelaku AL (kanan/14 tahun)




BOGORnews.com ::: CITEUREUP - Duka mendalam dan masih dinaungi rasa tak percaya dirasakan orang tua Fitri, anak sulung mereka (Fitri) dari 3 bersaudara yang merupakan warga Gunung Putri,  Kabupaten Bogor, ini pergi begitu cepat, pukulan telak pun dirasakan mereka setelah mengetahui anaknya meninggal dunia akibat digilir oleh 7 pemuda bejad. Fitri (16), yang di ketahui masih berstatus pelajar kelas 2 di SMK Asoheh, kecamatan Citeureup ini  di perkosa pada (26/6/2018), oleh 7 pemuda disebuah rumah kosong di Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Ibunda fitri, AN dalam tangisnya mengisahkan, anaknya jatuh sakit dan menjadi pendiam semenjak hari sabtu (30/6/2018). Dihari minggu, Fitri sudah lemas tergeletak tidak berdaya, tatapan mata kosong dan rasa gelisah seperti ada rasa takut dan beban yang begitu berat, 

"Saya suapi bubur pun sudah engga bisa lagi, minum aja engga masuk, buang air kecil dan besar juga di tempat tidur karena jalan juga sudah engga bisa, lalu saya panggil ayahnya untuk pulang, karena saat itu suami saya masih bekerja ditangerang," katanya kepada BOGORnews.com (8/7/2018).

Di hari Senin (2/7/2018), fitri benar-benar sudah tidak sadarkan diri, melihat kondisi anaknya semakin parah, AN membawa fitri ke klinik terdekat untuk mengetahui kondisi anak anak sulungnya tersebut. "Kata dokter anak saya butuh pendampingan, saya bingung awalnya tapi setelah dokter menjelaskan saya yakin sebagai seorang ibu, ada kejanggalan pada anak saya yang tiba-tiba bungkam," papar sang ibu

Sementara ayah Fitri, EC melajutkan, setelah memgetahui kondisi sang anak, Ia berusaha mencari informasi dari saudara, sahabat Fitri dan teman-temannya. Karena  istrinya sempat mengatakan, dari kemaluan Fitri keluar darah, ditambah penjelasan dokter, ia semakin yakin bahwa ada yang tak wajar dengan sakitnya Fitri yang berujung meninggalnya putri sulung mereka.

"Rencananya jika belum ada perubahan, Fitri akan saya bawa ke rs Cikaret, namun sekitar selasa pagi jam 4.30 WIB (3/7/18), Fitri meninggal dunia, dan dari saat sakit sampai ia meninggal engga ada kata yang keluar dari mulutnya, dia engga pernah ngomong yang apa yang terjadi sebenarnya," ucapnya

Namun Tuhan berkata lain, seakan ingin menunjukan kuasanya, ternyata sebelum meninggal Fitri sempat menceritakan semua yang dialaminya pada saat ia di gilir oleh 7 pemuda kepada salah seorang sahabatnya.

"Jam 8 malam sebelum Fitri meninggal, saya dihubungi saudara saya untuk kerumahnya, setelah sampai saudara saya cerita, bahwa Fitri sebelum sakit telah diperkosa, saudara saya sendiri mendapat informasi itu dari salah satu teman anak saya SA. Bahwa sebelum meninggal fitri pernah cerita kepadanya," ujar sang ayah

Dari informasi itu lah kemudian orang tua korban yakin jika sakit yang menimpa Fitri sangat tak wajar, lalu memanggil ketua RT untuk meminta bantuan agar jenazah anaknya harus Dioutopsi. "Hari itu juga setelah mengurus surat surat dan melapor ke pihak kepolisian, anak saya dibawa kerumah sakit, kramat jati untuk dioutopsi. Awalnya saya lapor ke Polsek Gunungputri, tapi karena TKP-nya di Desa Gunungsari, saya di arahkan untuk melaporkannya ke Polsek Citeureup," tutur ayah Fitri

Setelah itu, lanjut EC, Dari hasil laporan yang ia berikan, polisi lalu mencari informasi lebih lanjut dari Saksi SA, dan keterangan dari teman-teman korban,  akhirnya terkuak anak saya telah perkosa secara bergiliran. "Informasi yang saya dapat dari pihak kepolisian bahwa benar anak saya diperkosa bergiliran ,dan pelakunya sudah ditangkap sekarang ada dipolsek Citeureup. Dan saya sangat berharap penegak hukum dapat bertindak adil dan memberikan hukuman seberat beratnya kepada para pelaku, dan lebih baik hukuman mati saja." 
Harapnya.

Sementara, saat di temui Kapolsek Citeureup, Kompol Darwan membenarkan berita tersebut, dan telah menangkap sejumlah Tersangka  yang diduga melakukan Pencabulan terhadap Almh Fitri. Tersangka tersebut antara lain IB (16), AL (14), PU (20), NU (21), RD (21), MR (18), dan semuanya merupakan warga Desa Gunungsari Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. "Untuk TKP, mereka menggilir korban pada (26/6/2018) disebuah rumah kosong, kampung Gunungsari RT 01 RW 05, Desa gunungsari,  6 tersangka sudah kita amankan, 1 sedang dalam pengejaran, dari tersangka tersebut ternyata ada 2  yang masih dibawah umur," terangnya

Menurut keterangan para pelaku, sambung Kapolsek Darwan, yang pertama adalah IB, yang merupakan teman dekat korban dan yang membawa korban ke TKP, lalu dilanjutkan oleh yang lain secara bergilir. "Mereka mengakui melakukan Persetubuhan dengan menggilir korban, namun pengakuan mereka korban tidak dipaksa. Tetapi, kami akan terus mendalami kasus ini, kemungkinan akan kita lakukan rekrontuksi ulang. Dan saat ini kami juga sedang menunggu hasil Autopsi korban, untuk mengetahui penyebab kematian Korban." Pungkasnya

Para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan anak no 24 tahun 2002 yang diubah menjadi UUD No 35 tahun 2014, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. *(Anwar Mustopa)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Media Digital Bogor Radio


>>>Download MDB Radio APP<<<

Script Link MDB Radio

Jejak Pendapat

Kota Bogor Menurut Anda Saat Ini ?
  Bertambah Indah
  Bertambah Bersih
  Bertambah Macet
  Tidak Perduli

Komentar Terakhir

  • Bigg Boss 12

    Video watch online Bigg Boss Season 12 21st September 2018 Full Episode 6 of Colors ...

    View Article
  • asep

    saya ingin jual ginjal saya karna saya butuh ke uangan yg sangan mendesah .. jika ...

    View Article
  • GBrozavetrov

    Мы предлагаем тебе стать сетевым предпринимателем ...

    View Article