Selasa, 10 Januari 2012 - 23:19:17 WIB
PPP Usung RY Sebagai Calon Gubernur Jabar
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: SPOTnews - Dibaca: 231 kali


BOGORnews ::: Rachmat Yasin yang kini menjabat sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat dan Bupati Bogor menjadi calon Gubernur Jawa Barat. Pencalonan tersebut mendapat restu langsung dari Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.

Terkait dengan pencalonan tersebut, maka DPW PPP akan melakukan komunikasi politik dengan partai politik (parpol) lain, mengingatkan diperlukan koalisi bagi PPP dalam mengusung calon gubernur. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat H. Syafrudin Amir, Senin (9/1/2012).

Menurut dia, restu dari Suryadharma Ali selaku ketua umum langsung disampaikan dalam acara peringatan hari lahir (harlah) PPP beberapa hari lalu di Sumedang. "Dalam acara Harlah tersebut, Ketua Umum memberikan restu dan dukungan agar Pak Rachmat dicalonkan menjadi calon gubernur," kata Amir.

Amir mengungkapkan, Suryadharma Ali di depan pengurus DPC se-Jawa Barat dan kader PPP, memberikan dukungan penuh dengan pencalonan Rachmat Yasin sebagai calon gubernur.

Untuk itu, DPW akan melakukan komunikasi politik menyangkut hal itu. "DPW akan membuka ruang komunikasi politik dengan partai lain, selain itu juga terus memperkuat basis dukungan," ujarnya.

Pencalonan Bupati Bogor tersebut dianggap sesuatu yang pantas. Selaku Ketua DPW sangat layak dicalonkan, apalagi selama ini Rachmat Yasin merupakan sosok seorang kepala daerah yang dikenal di Jawa Barat.

Selain itu, terjadi berbagai perubahan dan gebrakan yang dilakukan Rachmat Yasin selama menjabat sebagai ketua DPW. "Untuk saat ini, figur Rachmat Yasin adalah figur cocok sebagai calon gubernur dari PPP.

Ia punya rekam jejak yang bagus sebagai kader partai maupun sebagai kepala daerah. Dia memimpin daerah dengan penduduk terbesar di Jawa Barat dan daerah terluas," kata Amir.

Menjawab pertanyaan apa yang akan dilakukan DPW soal pencalonan tersebut, kata Amir, persoalan pencalonan tentu harus disikapi dengan baik dan dibuka komunikasi dengan partai lain. "Untuk memuluskan pencalonan untuk posisi gubernur, PPP tentu harus berkoalisi dengan partai lain dan komunikasi dengan partai lain akan segera dibangun," jelasnya.

Amir menambahkan, bagi PPP bukan sesuatu yang asing untuk posisi gubernur maupun wakil gubernur. Mengingat untuk periode 2003-2008 posisi wakil gubernur dari PPP. "Jadi pencalonan Pak Rachmat Yasin untuk calon gubernur bukan sesuatu yang baru bagi PPP. Apalagi ia saat ini masih menjabat sebagai bupati Bogor," ujarnya.

Di tempat terpisah, Rachmat Yasin yang diminta tanggapannya soal pencalonan tersebut mengatakan, suatu kehormatan bagi dirinya selaku kader PPP dicalonkan. "Saya menaruh hormat dengan pencalonan tersebut apalagi disampaikan langsung oleh Ketua Umum PPP di depan pengurus dan kader partai," katanya.

Sementara, Sekretaris DPC PPP Kab. Bogor H. Topik Masduki mengatakan, meski kuat dukungan bagi Rachmat Yasin dicalonkan jadi cagub, namun terus terang bagi masyarakat Kab. Bogor banyak keberatan.

"DPC banyak sekali menerima aspirasi yang meminta agar beliau tetap menjadi bupati. Bahkan minta dalam pemilihan berikutnya maju kembali. Sebab, masyarakat Bogor masih membutuhkan figur Rachmat Yasin sebagai bupati," katanya.

Dia menjelaskan, sejak menjabat bupati tahun 2008 sampai sekarang,banyak sekali pembangunan di Kab. Bogor dan masyarakat merasakan hal itu. "Terus terang kami DPC cukup dilematis. Sebab, banyak tokoh-tokoh Kab. Bogor, alim ulama dan lainnya yang minta agar Rachmat Yasin tetap sebagai bupati," ujar Topik. *(red/PR)





0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)