Selasa, 10 Januari 2012 - 23:03:50 WIB
Konsumen Puas Pelayanan Produk Jasa PDAM Tirta Pakuan
Diposting oleh : Iso
Kategori: Seputar JABAR - Dibaca: 136 kali

BOGORnews ::: Konsumen PDAM Tirta Pakuan menyatakan puas terhadap pelayanan produk dan jasa selama 2011. Tingkat kepuasan pelanggan terutama dinilai dari kualitas rasa dan kualitas endapan.

Hasil ini berdasar survei kepuasan pelanggan yang disebar PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) Institut Pertanian Bogor (IPB) terhadap responden acak di 6 kecamatan di Kota Bogor yang mewakili 18 kategori pelanggan PDAM.

18 kategori ini diklasifikasikan dalam 6 jenis pelanggan, yaitu jenis industri, instansi pemerintahan, niaga, rumah tangga, sosial, dan terakhir pelanggan dalam kawasan Zona Air Minum Prima (ZAMP). 
 
Sosialisasi hasil survei kepuasan pelanggan PDAM disampaikan oleh Tenaga Ahli PSP3 IPB, Fredian Tonny, dalam kesempatan Briefing Staff di Ruang Rapat III Balaikota Bogor, Selasa (10/1/2012).

Acara dihadiri jajaran Asisten Sekdakot Bogor beserta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Bogor. “Dalam konsep tata kelola Good Corporate Governance memang diperlukan adanya survei, “ ungkapTonny.

Adapun hasil survei yang dilakukan PSP3 IPB tersebut berdasar pada metode Importance Performance Analysis (IPA). Metode ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan pelanggan terhadap pelayanan produk PDAM yang meliputi 10 unsur penilaian dan jasa yang meliputi 11 unsur penilaian.

Survei juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan penerimaan pelanggan terhadap produk dan jasa PDAM Tirta Pakuan serta sebagai referensi dalam peningkatan kapasitas.

“Secara keseluruhan nilai Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) terhadap pelayanan produk PDAM Tirta Pakuan sebesar 79 dan untuk pelayanan jasa
nilai IKP nya sebesar 76 atau masuk kategori puas,” urai Tonny.

Untuk pelayanan produk, penilaian tertinggi berdasar kelompok pelanggan diberikan oleh instansi pemerintah. Apresiasi ini, menurut Tonny diduga karena tuntutan kebutuhan dalam mengkonsumsi air relatif lebih rendah dibandingkan pelanggan kategori lain.

Sementara dalam hal pelayanan jasa, penilaian yang diberikan relatif seragam, dengan tingkat kepuasan terutama untuk pembayaran tagihan.

Dari hasil diatas terlihat bahwa penilaian untuk pelayanan produk lebih tinggi dibandingkan pelayanan jasa. Karena itu rekomendasi yang disampaikan lembaga survei antara lain menyangkut peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan teknis dan non teknis baik kapabilitas maupun kapasitas. (iso)
 
 



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)