I  
 
Pemerintahan

Senin, Pegawai Pemkot Bogor Dilarang Gunakan Kendaraan Pribadi ke Kantor

Minggu, 23 November 2014 - WIB | dibaca: 220 pembaca

BOGORnews, == Seluruh aparat dilingkungan Pemerintah Kota Bogor dihimbau untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan dinas ke kantor atau tempat kerjanya setiap Senin.

Terkait kebijakan tersebut  Wali Kota Bogor Bima Arya telah mengeluarkan surat edaran ke setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), termasuk kepada para camat dan Lurah.

Dalam edaran Wali Kota Bogor itu disebutkan, agar semua aparat pemerintah Kota Bogor tidak menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan dinasnya, kecuali kendaraan operasional di lapangan,“ Saya sendiri Senin besok akan mengunakan sepeda ke kantor Balaikota dari Rumah Dinas di Jalan Pajajaran, “ kata Bima.
 
Seruan ini, sambung Bima,  bertujuan untuk menciptakan budaya masyarakat agar mencintai lingkungan dan ketertiban dengan menggunakan angkutan publik, serta bersepeda.  “Jadi, tujuannya untuk menumbuhkan budaya di masyarakat, dalam upaya mengurangi kemacetan yang disebabkan banyaknya penggunaan kendaraan pribadi, “ ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bima, gerakan menggunakan angkot dan sepeda juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara di Kota Bogor yang sudah cukup tinggi kualitasnya.  “Ini juga merupakan program penghematan  karena dampak dari kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak)," ujarnya

Mengenai dipilihnya  hari Senin, lanjut Bima,  mengingat hari Senin aktivitas mulai bekerja yang cukup tinggi sehingga kepadatan arus lalu lintas  cukup tinggi. "Untuk tahap awal baru sebatas imbauan, tetapi akan kita awasi.Nanti akan kita evaluasi. Jika tidak mematuhi akan disampaikan teguran," pungkasnya.

Ditanggapi beragam


Kebijakan WaliKota Bogor  tersebut ditanggapi beragam oleh para pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Bogor. “ Kalau saya siap tidak membawa motor ke kantor. Saya akan berjalan kaki ke kantor karena rumah saya tidak jauh dari Kantor, “ ujar Jafar salah satu PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana) Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal,

Lain lagi dengan Paulina salah satu Pegawai yang berkantor di Balaikota Bogor.  Ia mengatakan, dirinya akan menggunkan kereta api dari Stasiun Cilebut dari rumahnya perumahan Bumi Kencana Permai.  “ Motor dinas saya akan dititipkan di Stasiun Cilebut, dan akan menggunakan kereta api menuju Stasiun kereta api Bogor. Selanjutnya saya berjalan kaki menuju Balaikota, “ tuturnya.

Sementara salah satu pegawai Pemkot yang tidak mau disebutkan namanya mengaku keberatan jika harus menggunakan kendaraan umum ke kantor karena harus mengeluarkan ongkos umum bulak balik Rp34 ribu.
 
“ Rumah saya di Cilendek Timur. Dari rumah harus naik ojek dengan ongkos ojek sekitar Rp10 ribu, disambung dua kali naik angkot ongkosnya Rp7000,- Jadi sebalik harus keluar ongkos Rp17 ribu, bulak- balik Rp34 ribu. “ tutur wanita yang bertugas di Dinas Kebersihan dan Pertaman (DKP) (iso)
 
TEKS FOTO : Mobil Dinas Pemkot Bogor  setiap hari di parkir di halaman Balaikota Bogor


Bantu Kami Dengan Klik Like/Suka Jika Anda Menyukai Informasi Ini :


Beri Komentar Berita Ini :